PERALATAN PENDAKIAN GUNUNG
Welcome
back sobat blogger!
“ Muncak “ ? Tentu
sudah tidak asing lagi kan kalian dengan istilah itu. Yaa, kini “muncak” atau mendaki gunung sudah
menjadi trend dikalangan millenial. Bahkan
kegiatan alam bebas mendaki gunung ini sedang menjadi kegiatan terfavorit
dikalangan remaja, eitsss tapi jangan
salah anak-anak dan juga orang tua juga banyak yang menyukai kegiatan ini lo!
Pendakian
adalah kegiatan menelusuri alam bebas.Kegiatan ini biasanya menelusuri
hutan-hutan yang cukup tinggi diatas permukaan laut dengan puncak sebagai
tujuan. Pendakian merupakan kegiatan yang cukup familiar di era sekarang, namun
masih banyak dari pendaki sekarang iniyang kurang mengenal tentang apa yang
perlu dipersiapkan dalam kegiatan pendakian ini. Sehingga masih banyak
kecelakaan yang terjadi seperti patah tulang, kram, hypotermia, hingga sampai
menimbulkan kematian. Lalu apa sih
peralatan yang dibutuhkan saat pendakian ?? Yuk baca Perlengkapan Mendaki yang
wajib kamu bawa.
Berikut merupakan alat untuk
kebutuhan pribadi
1.
Tas
Carier
Tas
Carier merupakan tas berkapasitas yang lebih besar daripada tas biasa yang
digunakan sehari-hari. Biasanya tas ini berkapasitas 45 Liter, 60 Liter, hingga
100 Liter. Pemilihan liter ini juga harus disesuaikan dengan pemakainya dan apa
saja barang yang akan dibawa.
2. Sleeping
Bag
Sleeping
bag atau kantong tidur merupakan alat yang digunakan sebagai pengganti selimut.
Banyak varian bahan yang digunakan, tentu inidisesuaikan dengan kebutuhan.
Biasanya gunung-gunung di Indonesia dengan menggunakan SB berbahan polar atau
dacron saja sudah cukup. Sleeping bag ini diperlukan saat kita berkegiatan di
luar ruangan seperti mendaki gunung untuk mengurangi resiko terserang hypotermia.
3.
Matras
Matras
atau alas tidur merupakan alas yang digunakan untuk menahan hawa dingin dari
bawah tenda. Matras juga bervarian bentuknya, ada matras lembaran dan matras
tiup.
4.
Sepatu
Gunung
Sepatu
yang sesuai juga harus diperhatikan saat mendaki gunung, terlebih lagi medan
yang yang berbeda-beda disetiap pendakian. Sepatu gunung ini dibedakan menjadi
dua jenis, high dan low. Sepatu berjenis tinggi (high) ini biasanya diatas mata
kaki, jadi disaat kita berjalan dalam waktu lama sepatu ini bisa menghindari
resiko engkel. Sedangkan sepatu jenis pendek (low) ini biasanya digunakan untuk
trail run.
Selain
yang sudah di sebutkan, ada juga alat-alat yang dibutuhkan untuk kebutuhan
pribadi antara lain :
5.
Senter
6.
Korek
7.
Mantol
8.
Baju
Ganti
9.
Golok
1. Logistik
Peralatan Kelompok
1.
Tenda
Tenda
merupakan benda yang paling penting harus dimiliki oleh pendaki, tenda
digunakan sebagai tempat bernaung sementara disaat istirahat atau jeda
pendakian. Ada pun pembagian kapasitas dalam tenda, mulai dari single person,
double person, hingga ten person tergantung kebutuhannya.
2.
Cooking
Set / Nesting
Alat
ini berguna untuk tempat memasak. Semacam panci kecil namun bentuknya di design
ringkas jadi mudah untuk dibawa kemana-mana.
3.
Kompor
dan Bahan Bakar
Hutan
Indonesia merupakan hutan tropis dan cenderung basah, jadi akan susah ketika
kita menyalakan sebuah api. Sehingga biasanya lebih suka membawa kompor
dan bahan bakar dari rumah karena dirasa lebih praktis. Ada pun juga varian
kompor dan bahan bakarnya, ada kompor yang berbahan bakar spirtus, kompor
berbahan bakar parafin, serta berbahan bakar gas.
4. Kotak
P3K
Yepp,
P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) atau First Aid Kit adalah alat yang
wajib dibawa. Berisikan beberapa alat untuk penanganan kecelakaan. Bagi kamu
yang memiliki tubuh kurang bisa menahan hawa dingin wajib menambahkan alumunium
foil blanket. Dan bagi kamu yang memiliki penyakit pada pernafasan bisa
ditambahkan tabung oksigen. Jika memiliki penyakit yang memerlukan obat
tertentu juga bisa ditambahkan pada kotak ini.
Nah,
itulah beberapa perlengkapan pribadi yang wajib kamu bawa saat mendaki yaa. Boleh
ditambah boleh dikurangi sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu. Dan
yang terpenting barang yang kamu bawa haruslah berfungsi pada saat kamu
melakukan pendakian. Jangan sampai barang yang kamu bawa tidak terpakai dan
hanya menambah beban mu saat melakukan perjalanan nanti.
Mungkin
sekian catatan saya pada kesempatan ini. Jangan lupa tetap berkomunikasi dengan
makhluk disekitarmu. Jaga diri dan tetap fokus saat mendaki,
yang terpenting bawa turun sampahmu!









Tidak ada komentar:
Posting Komentar