Hai
sobat blogger! Kembali lagi ke catatan sobat
Kemajuan
dunia jurnalisme saat ini semakin berkembang, hal ini dibuktikan dengan
kemuculan jurnalis robot dalam dunia media. Nah mau tau kelanjutannya seperti
apa? Simak catatan dibawah ini!
`Jurnalisme merupakan pekerjaan
mengumpulkan, menulis, menyunting, dan menyebarkan berita serta karangan untuk
surat kabar, majalah dan media massa lainnya seperti radio dan televisi menurut
Kridalaksana dalam Sumadiria (2005:2). Dalam perkembangannya jurnalisme dipengaruhi
oleh teknologi yang semakin canggih. Semakin canggihnya teknologi ini mampu
menjadi media baru bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari
terutama dalam bidang komunikasi yang meliputi media informasi. Tidak diragukan
lagi bahwa informasi sangat dibutuhkan dalam berbagai kepentingan yang sifatnya
mendasar. Dalam memenuhi kebutuhan ini dibutuhkan peran jurnalis yang selalu
siap 24 jam menghadirkan berita kepada masyarakat. Padahal seorang jurnalis
masih sama seperti manusia biasamya yang memiliki kehidupan pribadi terlepas
dari pekerjaan. Mereka tidak bisa terus menerus mempublikasikan berita yang
terjadi di dunia. Solusi yang terbaik dari hal tersebut adalah menghadirkan
mesin yang membantu pekerjaan jurnalis tersebut.
Kehidupan dunia jurnalisme ikut
berkembang seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat. Peran jurnalis
akan dibantu dengan adanya Artificial Intelligence atau Robot Jurnalis. Robot
Jurnalis mengemas berita melalui peristiwa atau fenomena yang diunggah menjadi
data digital.
Peran robot tersebut menjadi
ancaman akan tergantinya peran manusia sebagai perwarta dalam menyajikan
berita, namun pada kenyataannya jurnalis robot belum sepenuhnya dalam mencari
berita sendiri, jurnalis robot ini masih tetap memerlukan peran manusia untuk
mendapat data yang nantinya akan disusun menjadi suatu berita. Jurnalis robot
memang dianggap lebih luas dalam pencangkupan data. Tapi tidak dapat menyaring
data sehingga dapat mengahasilkan kesalahan berita karena tidak sesuainya
dengan etika jurnalis. Untuk itu masih diperlukan peran manusia dalam
pengeditan dataagar kesalahan berita dapat diminimalisir.
Lalu bagaimana
identitas jurnalis digital dan jurnalis tradisional dengan adanya jurnalis
robot?
Dengan gambar diatas menjelaskan
bahwa robotorial hanya mengambil data dari jurnalis(manusia) untuk dijadikan
sebuah spoilersaja, sehingga dapat disimpulkan bahwa
identitas dari jurnalis digital maupun jurnalis tradisional ini tetap
disertakan (tidak hilang). Berita murni dari jurnalis robot biasanya hanya sekedar laporan hasil pertandingan olahraga, prakiraan cuaca, info saham, info bursa efek.
Demikian catatan yang saya buat,
tulisan diatas merupakan opini dari saya sendiri, jika ada kesalahan mohon maaf dan koreksinya dikolom komentar dibawah ini. Terimakasih.
Referensi
https://jurnal.kominfo.go.id/index.php/iptekkom/article/view/169-182
Jurnalisme Robot dalam Media Daring Beritagar.id by Sri Oktika Amran, Irwansyah
Jurnalisme 4.0 : Jurnalis Manusia vs Jurnalis Robot
RINGKASAN SEPEKAN : Sebab kematian petugas KPPS dan kabar populer lainnya


Tidak ada komentar:
Posting Komentar